Update kasus covid-19 indonesia :

Positif
Sembuh
Meninggal
Data di update secara berkala dari kawalcorona.com

Cara Mencegah Penularan Hantavirus

Cara Mencegah Penularan Hantavirus


Cara Mencegah Penularan Hantavirus - Belum selesai dengan kasus virus corona, dunia kembali dihebohkan dengan munculnya hantavirus. Dikutip dari Global Times, sebuah media yang dikelola pemerintah China, pada tanggal 24 Maret 2020 memberitakan bahwa seorang pekerja migran dari Lincang, sebuah kota di Provinsi Yunnan, Tiongkok Barat Daya, meninggal tiba-tiba pada hari Senin ketika melewati Ningshan, Provinsi Shaanxi Tiongkok Barat Laut, dalam perjalanan kembali bekerja. Pekerja dinyatakan positif hantavirus dan negatif untuk COVID-19.


Apa itu Hantavirus?

Dikutip dari Wikipedia, Orthohantavirus merupakan sebuah virus RNA beruntai-tunggal, terselubung negatif, dalam keluarga Hantaviridae dari ordo Bunyavirales. Virus ini biasanya akan menginfeksi tikus, tetapi tidak menyebabkan penyakit di dalamnya, namun manusia dapat terinfeksi hantavirus melalui kontak dengan tikus tersebut.

Infeksi Hantavirus merupakan salah satu zoonosis yang ditularkan oleh hewan rodensia atau yang lebih kita kenal dengan sebutan hewan pengerat. Infeksi ini akan mengakibatkan gangguan kesehatan, terutama di negara berkembang. Contoh gangguan kesehatan pada manusia dapat berupa kelainan ginjal dan paru-paru, dimulai dengan demam, bintik perdarahan pada muka, sakit kepala, kemudian hipotensi, oliguria , dan diuretik.

Penyakit diketahui sebelumnya telah ditemukan. Kasus infeksi Hantavirus terjadi pada lebih dari 3.000 tentara Amerika di Korea sekitar tahun 1951-1954 dan akhirnya menyebar ke Amerika. Hantavirus pada saat itu menyebabkan banyak kematian akibat gagal jantung. Sejak saat itu infeksi Hantavirus menarik perhatian dunia. Hantavirus pertama kali diisolasi pada tahun 1976, yang kemudian dapat diidentifikasi beberapa strain/galur/serotype Hantavirus lainnya.

Bagaimana Proses Penularan Hantavirus?

Proses Penularan Hantavirus ke manusia dapat terjadi baik melalui kontak dengan hewan reservoir rodensia yang terinfeksi atau kontak dengan ekskresinya seperti urin atau feses cari hewan reservoir redensia yang terinfeksi. Penularan Hantavirus tidak terjadi dari manusia ke manusia, namun proses penularan pada manusia juga dapat terjadi melalui debu atau benda-benda yang telah terkontaminasi oleh urin dan feses rodensia yang mengandung Hantavirus. Infeksi hanta dapat menyebabkan Haemorrhagic Fever and Renal Syndrome (HFRS) dan Haemorrhagic Pulmonary Syndrome (HPS) pada manusia.

Bagaimana Gejala Hantavirus?

Gejala awal Hantavirus dapat dikenali dengan beberapa gejala berikut:
  • tidak enak badan
  • demam
  • nyeri otot 
  • sakit kepala
  • pusing, meriang
  • sakit perut.
Jika tidak segera diobati, penyakit itu bisa menyebabkan batuk dan sesak napas pada penderitanya.

Bagaimana Cara Mencegah Penularan Hantavirus?

1. Menjaga Kebersihan Lingkungan

Cara Mencegah Penularan Hantavirus pertama adalah yang sangat penting dilakukan adalah dengan menjaga kebersihan lingkungan. Mengingat virus ini datangnya dari hewan pengerat yang sering kita jumpai yaitu tikus. Tikus biasanya akan senang untuk diam ditempat kotor. Oleh karena itu, jagalah kebersihan lingkungan kita agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

2. Rajin Mencuci Tangan.

Cara Mencegah Penularan Hantavirus yang selanjutnya adalah dengan rajin mencuci tangan. Proses penularan Hantavirus tidak terjadi dari manusia ke manusia, namun proses penularan pada manusia juga dapat terjadi melalui debu atau benda-benda yang telah terkontaminasi oleh urin dan feses rodensia yang mengandung Hantavirus. Oleh karena itu, rajinlah untuk mencuci tangan karena tangan adalah bagian tubuh yang paling sering berinteraksi dengan lingkungan.

Baca juga: Cara Mencegah Virus Corona

3. Menjaga Daya Tahan Tubuh.

Cara Mencegah Penularan Hantavirus yang ketiga adalah dengan cara menjaga daya tahan tubuh. Menjaga daya tahan tubuh sangat penting dilakukan karena jika daya tahan tubuh kita lemah, maka dengan mudah virus akan masuk kedalam tubuh kita. Sebaliknya, jika daya tahan tubuh kita kuat, maka virus akan kesulitan dan tidak akan masuk ke dalam tubuh kita. Oleh karena itu, jagalah selalu kesehatan tubuh kita agar kita terhindar dari berbagai macam penyakit.

4.  Kontrol Jumlah Hewan Pengerat

Cara Mencegah Penularan Hantavirus yang selanjutnya adalah dengan mengontrol jumlah hewan pengerat yang ada. Mengingat mudahnya hewan pengerat berkembang biak, tentu ini menjadi permasalahan yang muncul ketika hantavirus ditemukan. Kontrol jumlah hewan pengerat agar seimbang, karena jika dibasmi sampai habis pun dilarang untuk dilakukan karena hal tersebut justru akan membuat ekosistem tidak seimbang. Pilihannya adalah dengan cara kembali ke point pertama, cukup jaga saja kebersihan lingkungan Anda agar tidak ada hewan pengerat di sekitar lingkungan Anda.

5. Pemberian Vaksin

Cara Mencegah Penularan Hantavirus yang terakhir adalah dengan cara pemberian vaksin. Vaksinasi masih efektif untuk dilakukan sebagai cara pencegahan infeksi hantavirus sehingga telah dikembangkan vaksin multivalent rekombinan yang terdiri dari beberapa strain/serotype hantavirus yang dapat mencegah infeksi hantavirus. Vaksin hantavirus telah banyak diproduksi. Jadi, untuk hantavirus ini sudah ada vaksinnya. Di China dan Korea, pemberian vaksinasi hantavirus dapat menurunkan kasus infeksi pada manusia secara drastis.


Itulah paparan mengenai Hantavirus. Semoga kasus virus ini tidak berlanjut seperti virus corona. Selain itu, semoga obat untuk para pasien Corona secepatnya dapat ditemukan dan memberikan dampak baik bagi perkembangan virus corona, terutama di Indonesia.

Tips IF Gudangnya Tips, Tutorial, dan Trik, dalam segala aspek Kehidupan.

Tags:
Cara Mencegah Penularan Hantavirus
Tips Mencegah Penularan Hantavirus
Trik Mencegah Penularan Hantavirus

Subscribe to receive free email updates:

2 Responses to "Cara Mencegah Penularan Hantavirus"